EKSPOR

” Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean “

Undang-Undang No 17 Tahun 2006

KETENTUAN KEPABEANAN EKSPOR

  • Eksportir wajib memberitahukan barang yang akan diekspor ke kantor pabean pemuatan dengan menggunakan PEB (BC 3.0) disertai Dokumen Pelengkap Pabean.
  • PEB disampaikan paling cepat 7 hari sebelum tanggal perkiraan ekspor dan paling lambat sebelum barang ekspor masuk ke kawasan pabean
  • Dokumen Pelengkap Pabean:
    • Invoice dan packing list
    • Bukti Bayar PNBP
    • Bukti Bayar Bea Keluar (jika dikenai Bea Keluar)
    • Dokumen dari instansi teknis terkait (jika terkena ketentuan larangan dan/atau pembatasan)
    • Penyampaian PEB dapat dilakukan oleh eksportir atau dikuasakan kepada Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK).
    • Pada Kantor Pabean yang sudah menerapkan system PDE kepabeanan, eksportir/PPJK wajib menyampaikan PEB dengan menggunakan system PDE Kepabeanan.

Tidak Wajib PEB

  • barang pribadi penumpang
  • barang awak sarana pengangkut
  • barang pelintas batas
  • barang kiriman melalui pos dengan berat tidak melebihi 100 (seratus) kilogram.

Tarif Pungutan Ekspor

Komoditas yang Terkena Pungutan Ekspor:

1. Rotan, terdiri dari:

  • Rotan asalan yang sudah dirunti, dicuci, diasap dan dibelerangi dari segala jenis;
  • Rotan dipoles halus;
  • Hati rotan; dan
  • Kulit rotan

2. Kayu, terdiri dari:

  • Veener
  • Bahan baku serpih
  • Kayu olahan

3. Kelapa sawit, CPO dan Produk turunannya terdiri dari:

  • Kelapa sawit/tandan buah segar dan inti (biji) kelapa sawit dan;
  • Crude palm oil/CPO (crude olein/CRD; Refined bleached deodorized palm oil/RBD PO; Refined bleached deodorized palm olein/RBD olein)

4. Kulit, terdiri dari:

  • Jangat dan kulit mentah/pickled dari hewan sapi/kerbau dan biri-biri dan
  • Kulit disamak/wet blue dari hewan sapi/kerbau, biri-biri dan kambing

Pelayanan Ekspor di Bea Cukai Surakarta

Pelayanan Barang Ekspor yang tidak Memerlukan Pemeriksaan Fisik

Dasar Hukum1.Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2008 tentang Pengenaan Bea Keluar Terhadap Barang Ekspor (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor (4886)
2.Peraturan Menteri Keuangan Nomor 145/PMK.04/2007 tentang Ketentuan Kepabeanan di Bidang Ekspor sebagaimana diubah terakhir melalu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21/PMK.04/2019.
3.Peraturan Menteri Keuangan Nomor 214/PMK.04/2008 tentang Pemungutan Bea Keluar sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 86/PMK.04/2014;
4.Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER32/BC/2014 tentang Tata Laksana Kepabeanan di Bidang Ekspor sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-7/BC/2019
Persyaratan Pelayanan1.Mengisi PEB secara lengkap
2.Memenuhi persyaratan perizinan dari instansi teknis
3.Telah membayar Bea Keluar dalam hal Barang terkena Bea Keluar
4.Dokumen pelengkap (Invoice,AWB/BL,Packing List)
Sistem, Mekanisme Dan Prosedur1.Eksportir menyiapkan PEB melalui modul PEB
2.Sistem INSW melakukan penelitian tentang pemenuhan ketentuan larangan dan/atau pembatasan
3.Sistem INSW meneruskan data PEB ke Pejabat Bea dan Cukai
4.Sistem Komputer Pelayanan melakukan penelitian ada/ tidaknya blokir eksportir/PPJK, kelengkapan pengisian data PEB dan pembayaran bea keluar
5Sistem Komputer Pelayanan memberikan nomor dan tanggal PEB dan menerbitkan NPE
Jangka WaktuPaling lama 10 menit sejak penerimaan data PEB dan sampai dengan Eksportir menerima respon PPB/NPPD/NPP, jangka waktu tersebut tidak termasuk dalam hal :
a. Kahar
b. Gangguan jaringan
c. Pemenuhan lartas
d. Pembayaran Bea Keluar
e. Penelitian lartas oleh Analyzing Point
BiayaTidak dipungut biaya
Produk Pelayanan1.Nota Pemberitahuan Penolakan (NPP)
2.Nota Pemberitahuan Persyaratan Dokumen (NPPD)
3.Nota Pelayanan Ekspor (NPE).

Pelayanan Barang Ekspor yang Memerlukan Pemeriksaan Fisik
Dasar HukumPerdirjen Bea Cukai Nomor PER-07/BC/2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perdirjen Bea Cukai Nomor PER-32/BC/2014
Alur Pelayanan

  1. Eksportir / PPJK melakukan pengisian data pada program aplikasi PEB dan melakukan pembayaran Bea Keluar apabila Barang Ekspor dikenakan Bea Keluar;

  2. Sistem Komputer Pelayanan menerima data PEB dan melakukan penelitian terhadap:

    • NIB atau Akses Kepabeanan Eksportir/PPJK;

    • ada/tidaknya pemblokiran Eksportir/PPJK;

    • kelengkapan pengisian data PEB dan/atau pembayaran Bea Keluar;


  3. Setelah data di atas sudah lengkap dan benar, SKP melakukan penelitian apakah Barang Ekspor termasuk dalam pos tarif barang yang dilarang atau dibatasi;

  4. Pejabat Bea dan Cukai melakukan analisis terhadap Barang Ekspor yang termasuk dalam pos tarif barang yang dilarang atau dibatasi;

  5. SKP memberi nomor dan tanggal pendaftaran PEB dan menerbitkan respon NPE (Nota Pelayanan Ekspor) atau PPB (Pemberitahuan Pemeriksaan Barang);

  6. PEB yang diterbitkan respon PPB dilakukan pemeriksaan fisik barang;

  7. Eksportir dapat mengajukan permohonan pemeriksaan fisik barang pada Gudang Eksportir dengan melampirkan data PEB dan PPB pada Kantor Pelayanan Bea Cukai;

  8. Petugas yang menangani pelayanan Ekspor pada Kantor Pelayanan melakukan penelitian terhadap permohonan pemeriksaan barang ekspor pada Gudang Eksportir;

  9. Petugas yang menangani pelayanan Ekspor melakukan pemeriksaan fisik barang pada Gudang Eksportir;

  10. Petugas melakukan perekaman pemeriksaan fisik barang pada aplikasi CEISA Ekspor dan diterbitkan NPE;

  11. Petugas melakukan pelekatan segel pada barang Ekspor setelah selesai dilakukan stuffing;

  12. Eksportir dapat mengeluarkan barang dari Gudang Eksportir ke Pelabuhan Muat.
Persyaratan1. Permohonan pemeriksaan fisik barang pada Gudang Eksportir
2. Hardcopy PEB
3. Invoice
4. Packing List
5. Airway Bill / Bill of Ladding
6. Dokumen pelengkap lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi terkait.
Jangka Waktu1. Paling lama 10 menit sejak penerimaan data PEB dan
sampai dengan Eksportir menerima respon
PPB/NPPD/NPP, jangka waktu tersebut tidak termasuk
dalam hal :
a. Kahar
b. Gangguan jaringan
c. Pemenuhan lartas
d. Pembayaran Bea Keluar
e. Penelitian lartas oleh Analyzing Point
f. Penelitian lartas oleh Analyzing Point
2. Jangka waktu pemeriksaan fisik:
a. Pemeriksaan barang bergantung pada jumlah dan
jenis barang yang diperiksa.
b. 120 menit untuk pembuatan Laporan Hasil
Pemeriksaan yang dilaksanakan di dalam kawasan
pabean
3. Penerbitan NPE paling lama 30 menit sejak selesai terbit
Laporan Hasil Pemeriksaan (tidak termasuk penelitian
dokumen dalam hal pemeriksaan fisik menunjukkan
hasil tidak sesuai)
Biaya0 Rupiah (Gratis)
Produk Pelayanan1. Nota Pemberitahuan Penolakan (NPP)
2. Nota Pemberitahuan Persyaratan Dokumen (NPPD)
3. Pemberitahuan Pemeriksaan Barang (PPB)
4. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)
5. Nota Pelayanan Ekspor (NPE).